Rabu, 24 Desember 2014
Menjadi Penyiar Radio Actari Fm
Gue kenal sama Radio ini sebenarnya cukup lama. Sebagai pendengar Radio,dulu gue suka dengerin "Mistery Of Life", program horor yang suka disiarkan tiap malam jumat dan menjadi program unggulan Radio Actari saat itu. Gue juga pernah dapat pengalaman yang cukup berkesan di tahun 2008,ketika Radio Actari ini kedatangan d'Masiv buat keperluan promo album pertamanya, gue jadi salah satu yang punya kesempatan buat ngobrol on the air dan dapat CD original mereka. Cukup senenglah saat itu. :)
Radio Actari adalah anggota dari PRSSNI dengan format radio multi segmen, dengan begitu radio ini bisa menarik semua kalangan buat jadi pendengarnya. Radio yang studionya beralamat di Jalan Raya Cikoneng no 171 Ciamis ini pun cukup dikenal di kawasan priangan timur. karena itu,radio ini mampu menjadi center iklan dari berbagai perusahaan yang membutuhkan jasa untuk membesarkan produknya.
Itulah profile singkat yang gue tangkap tentang radio ini.
Serius ga kefikiran sebelumnya, kalo gue bisa jadi bagian dari radio actari. Radio yang dulu suka gue dengerin,cuman nikmatin diri diposisi sebagai pendengar tapi sekarang gue bisa jadi penyiarnya.
Pengen tau jalannya kayak gimana? Begini story-nya..
Di tahun 2011 gue menemukan program BRAVO PERSIB di Radio Actari yang dibawakan oleh Kang Yosef Aditama sebagai penyiarnya. Dari program ini gue bisa mengenal lebih dekat Kang Yosef karena gue sendiri punya komunitas yang berkorelasi dengan programnya. Karena itu,gue bisa dikasih kesempatan buat masuk studio dan siaran bareng dengan peran gue sebagai komentator acara. Pengalaman masuk studio dan siaran itu bukan pertama untuk yang terakhir karena selanjutnya malah berlanjut gue suka ikut siaran bareng sama Kang Yosef.
Dari rutinitas itu gue bisa ngerasain asyiknya jadi penyiar lalu tumbuhlah keinginan dalam diri gue buat bisa gabung jadi penyiar resmi di Radio Actari.
Karena dapat pengalaman ikut siaran ampir setahun lebih,keinginan buat jadi penyiar semakin menjadi-jadi. Gayung bersambut, di bulan oktober 2012 radio actari ini melakukan refresh program dan penambahan crew, dari sana gue serasa dapat celah untuk masuk memujudkan keinginan. Tapi gue ga langsung berani melamar,yang ada saat itu gue lebih memilih untuk pengen mengenalkan diri dulu ke semua crew disana. Niatnya sih gue pengen ngerasa deket aja dan suatu saat nanti pas gue melamar disini mereka ga bakal merasa asing sama sosok gue. Sifat asli gue sebenernya pemalu tapi di studio ini gue berusaha supel dan cepat mengakrabkan diri. Hasilnya cukup memuaskan,gue bisa kenal & akrab sama semua crew sampe produser. Yay!
Sempat akhirnya gue bikin rencana ngelamar/ngungkapin keinginan buat jadi penyiar ke produser di awal tahun 2013 tapi satu hari sebelum tahun baru gue ngalamin kecelakaan yang membuat luka di kaki kanan sampai dijahit. Kejadian itu mengharuskan gue menghabiskan waktu buat penyembuhan sampai 1 bulan.
Sembuh dari luka ga langsung membuat gue melanjutkan rencana yang tertunda. Masuk bulan februari gue belum berani membawa kendaraan jauh dari rumah karena faktor kecelakaan hebat yang gue alamin membuat gue waktu itu masih trauma dengan lalu lintas.
Meski belum berani ke studio,gue masih bisa komunikasi dengan beberapa penyiar actari lewat hp. Dan ketika di pertengahan bulan februari gue dapat kabar dari Dion (penyiar Actari) kalo dia mau segera mengundurkan diri karena pengen lebih fokus sama kuliahnya, dia pun menyarankan gue untuk bisa melamar guna mengganti posisinya. Bener bener ngerasa mendapatkan jalan yang lebar saat itu.
Merespon kondisi dan saran dari Dion,di tanggal 07 maret 2013 sekitar jam 7 malam gue jalan ke studio. Dan ada kejadian menarik lho ketika itu, sekitar 200 meter lagi gue nyampe studio di kawasan itu malah mati lampu. Keadaan itu bikin gue menyisikan kendaraan buat berhenti karena fikiran gue mendadak ragu buat pede ngungkapin keinginan buat ganti posisi Dion.
Dengan kendaraan berhenti, di pinggir jalan gue menerka-nerka apa yang bakal terjadi saat nanti gue bilang pengen jadi penyiar disana. Karena sifat pemalu gue juga kali, saat itu gue malah sempet punya niat juga mau balik lagi terus menunda rencana yang justru pernah tertunda dari dulu. Tapi waktu itu keyakinan gue mampu menyingkirkan beberapa pikiran negatif gue dan akhirnya gue melanjutkan perjalanan buat ke studio.
sampainya di studio,disana ada operator namanya Kang Godam yang tetap stay dalam kegelapan akibat mati lampu. Dengan sedikit basa basi dengan diselimuti cerita, gue ngutarain keinginan buat jadi penyiar menggantikan posisi yang ditinggalin Dion. Kang Godam pun menyarankan gue buat segera ngomong sama Produser, namanya Pak Anggi (gue suka memanggilnya Aa karena keakraban yang dirasa). Baiknya, Kang Godam begitu ngebantu gue banget. Saat itu juga dia mempertemukan gue sama produser buat mendukung keinginan gue.
Kepada Pak Anggi gue langsung menyampaikan keinginan. Dan ini dia keuntungan gue bisa kenal dulu sebelumnya sama Pak Anggi, dia tidak banyak keraguan buat membuka pintu untuk gue mencoba gabung di Radio Actari. Gue pun langsung disarankan besok siangnya datang lagi ke studio dan menemui Teh Eni (Penyiar dan Program Director Actari). Malam itu gue pun pulang dengan senyum sepanjang jalan, dan sampai dirumah gue pun berfikiran soal mati lampu tadi,kemudian gue menyimpulkan soal kejadian itu kalo mati lampu adalah bagian dari cara Tuhan buat mendukung keinginan gue. Apa maksudnya mendukung? Karena dengan mati lampu gue bisa leluasa ngobrol bareng operator dan juga produser di studio, hal yang mungkin kalo ga mati lampu mereka bakal mempunyai kesibukan sendiri sendiri dengan perangkat elektroniknya.
Keinginan sudah tersampaikan. hari jumat,08 maret 2013 gue datang lagi ke studio dan langsung menemui teh eni. Gue harus menemui Teh Eni karena dia yang dipercaya produser buat menyeleksi penyiar baru.
Dihadapan Teh Eni gue menyampaikan lagi keinginan gue untuk jadi bagian dari radio actari dengan berbagai alasannya. Diluar dugaan, waktu itu gue langsung di interview padahal gue tanpa persiapan. Kali ini gue serius karena gue gak mau jika Teh Eni malah dapat kesan kalo gue ini pengen jadi penyiar hanya karena rasa penasaran atau main main. Dia langsung menguji gue dengan pertanyaan awal: "jadi penyiar disini itu bayarannya gak gede lho,mau?". Karena emang niat awalnya juga gue pengen jadi penyiar bukan buat nyari duit tapi karena passion jadinya di tahap itu gue mampu ngasih kesan positif ke Teh Eni. Begitupun beberapa pertanyaan lainnya gue jawab dengan lancar dan pastinya itu mampu memberi keyakinan juga sama Teh Eni kalo gue ini emang serius pengen jadi penyiar di actari.
Hari Sabtu,09 Maret 2013.
Gue yang sebelumnya udah dikasih jadwal sama Teh Eni buat di test on air datang ke studio dengan penuh semangat. Tepatnya jadwal gue buat on air di jam 1 siang, waktunya satu jam saja. Di moment ini gue memang beruntung,baru ngelamar trainingnya langsung on air,hal yang gak mungkin bisa didapatkan di radio lain. Tapi ini juga berkat hasil pendekatan gue sebelumnya,kalo gue emang udah ga asing lagi di tengah orang orang radio actari.
Cukup banyak koreksi yang di dapat dari hasil siaran perdana gue. walaupun sebelumnya gue ga asing dengan ruang studio dan segala perangkatnya karena suka ikut siaran bareng kang yosef tapi buat hari itu beda banget karena gue mesti ngomong dan mengoperasikan perangkat radio sendiri. yang gue rasain saat itu adalah gugup,bingung,kehabisan kata kata,kemudian kerepotan pas ada yang request lagu by phone karena gue mesti cepat mengoperasikan software sendiri.
Melihat kekurangan itu Teh Eni gak lantas menarik gue buat ga on air dulu,malahan dia menambah jadwal siaran gue dengan jam 7-8 malam. Untuk jadwal yang kedua ini,Teh Eni menugaskan Tina (Penyiar juga) buat jadi mentor gue. Sejak saat itu hari hari dimasa training gue jalani dengan jadwal 2 kali siran dalam sehari. Gue siaran dengan arahan Tina ga lebih seminggu,selebihnya gue jalani sendiri karena semua perangkat udah mulai bisa dikuasai. Masa training itu gue jalani selama 2 bulan,karena itu adalah kebijakan radio actari buat nerima penyiar baru disana.
Saking dijalaninya pake hati,waktu training 2 bulan ga ngasih gue keluhan apa apa. Sampe akhirnya itu terlewati dan lamaran gue untuk jadi penyiar resmi disana di acc produser. Mulailah gue dikasih jadwal buat bawain program yang durasinya lebih panjang. Nama program yang gue bawain adalah HOT REQUEST,tempatnya pendengar reques lagu favorit dan share tema yang gue angkat, jadwalnya reguler senin-jumat jam 20.00 - 23.00 WIB.
Ada juga program Jomblo Ngarep tiap sabtu jam 7-9 malam dan minggu jam 7-11 malam, ini tempatnya pendengar nyari kenalan dengan cara mengirimkan kontak pribadi untuk gue sebar ke pendengar yang lain. Untuk program ini terkadang bikin gue jengkel kalo udah nemuin orang2 yang cuman main2 buat ikutan program ini,tapi gue juga bisa senang saat ada testimoni dari pendengar kalo lewat program ini dia bisa dapat jodoh sampai menikah. Setiap waktu Gue makin menikmati peran gue menjadi seorang penyiar ini. Gue pun sangat merasa dihargai banget ketika di bulan juni 2013 gue mendapatkan bayaran dari hasil gue siaran. Meskipun soal duit gak gue simpan di urutan pertama dalam niat gue menjadi penyiar,tapi sekali lagi dengan itu gue sangat merasa dihargai.
Bulan demi bulan terlewati,semangat gue sebagai penyiar selalu stabil. Banyak faktor yang membuat gue gak pernah rasa jenuh selama siaran disini,salah satunya adalah sikap yang gue dapatkan dari orang orang di Actari. Kebaikan mereka menjadikan gue merasa selalu ada
dilingkungan keluarga. Tiap crew memberi andil buat karir gue di actari,salah satunya Teh Fani (administrasi) dia sering ngasih semangat dengan keakrabannya.
Di satu kesempatan Teh Fani sering perhatian berbagi makan siangnya. Makin lama makin kenal sama pemilik Actari, Pak Evan Paryono dan istri Bu Euis yang juga jadi orang tua Pak Anggi yang menjabat sebagai produser. Malah untuk Bu Euis gue sampe nganggap beliau itu sebagai ortu sendiri karena beliau sering memperlakukan gue seperti ke anaknya. Perhatian Bu Euis, kalo lagi siaran gue gak jarang dikasih makanan yang dianterin oleh suruhannya ke studio. Atau gue juga bakal selalu inget ketika dikasih pepatah dan motivasi oleh beliau. Sebagai penyiar baru di actari gue selalu dikasih semangat supaya betah disana. Tapi sayang,sekarang semua itu hanya bisa gue ingat aja. Ga akan bisa gue alamin lagi karena di tanggal 12 Desember 2013 Bu Euis dipanggil sama yang maha kuasa.
Banyak kenyamanan yang gue rasakan di actari. kenyamanan yang nyata adalah saat gue dikasih kepercayaan dan kebebasan yang penuh buat mengelola program. Hasil dari ini adalah gue mampu melahirkan program RELAX (request original soundrtack) tempat untuk request lagu yang sesuai perasaan dan menceritakannya setipa minggu jam 7-11 malam. kemudian VOICE OF REGGAE, program yang tayang perdana di tgl 3 januari 2014 ini sukses menyedot atensi yang luar biasa disetiap siarannya,on air tiap jumat jam 7-9 malam. Program yang baik adalah program yang sukses menarik pendengar yang banyak, dan kedua program yang gue buat telah masuk kategori itu. Gue akan selalu ngasah kreatifitas untuk actari. dengan jadi penyiar, gue memilih buat jadi anak muda yang ngelewatin masa ini dengan segala kegiatan positif. be better be broadcasters!
Semoga cerita gw ini bisa menginspirasi kalian yang mempunyai mimpi yang sama untuk menjadi broadcasters.. :)
Thanks yaa udah berkunjung ke blog gw ini...
Jalan Menjadi Penyiar Radio
Ada yang pengen gw ceritain tentang salah satu rutinitas yang paling gw
senengin, jadi penyiar radio.
Dan Tuhan seperti membuka jalannya lagi, gw ketahui bulan october radio actari mau melakukan refresh konsep program dan penambahan crew. Nah dari situ obsesi gw memuncak,ada rasa pengen bisa jadi bagian dari radio ini. namun tetep,gw belum berani ngungkapinnya.
Tau kabar begitu gw makin meningkatkan intensitas menampakan diri di studio,yang biasanya gw ke studio saat siaran bareng kang yosef doang,itu pun gak tentu. gw punya keinginan buat mengenalkan diri dulu sama para crew dan produser sekaligus mengakrabkan diri. Kalo udah akrab,nantinya diharapkan gw bisa lebih mudah dalam proses pelamaran.
Gw punya rencana untuk memasukan lamaran di bulan januari 2013. tapi rencana tsb mesti tertunda karena satu hari sebelum tahun baru gw kena kecelakaan yang membuat luka di kaki sebelah kanan harus dijahit, dan itu mengharuskan gw melakukan pemulihan sebulan lamanya.
Seakan tersimpan kebahagiaan dari kesedihan yg gw rasa, gw seneng ketika dapat saran dari salah satu penyiar di actari fm buat menggantikan posisinya karena dia sendiri mau fokus sama kuliah. dia menyarankan gw buat secepatnya melamar karena dia udah fix keluar dari radio di akhir februari.
Mudah - mudahan ini bisa menginspirasi
kalian yang punya ketertarikan sama untuk menjadi seorang penyiar. Kalo
kalian bilang jadi penyiar itu pekerjaan yang mengasyikan,memang benar
overall gw ngerasainnya.
Tapi kalo kalian ngerasa untuk menjadi penyiar
itu sulit pake banget, itu salah men! Menurut gw kalian cukup punya
minat yang tinggi dan konsistensi yang bisa dijadikan modal untuk
mewujudkan impian menjadi seorang penyiar!
Bakat ga penting ya? Tenang
dulu, gw ga mau memasukkan bakat ke dalam syarat,karena menurut gw
justru pemikiran harus punya bakat kalo punya impian itu malah sering
menjebak seseorang dan menjadikannya pesimis kepada orang yang ngerasa
ga punya bakat.
Padahal jelas kan, percuma punya bakat tinggi tapi
minatnya setengah setengah apalagi memble. Satu lagi kalo ingin
mengikuti jejak gw,yang harus kamu lakuin adalah: GAUL!
Sebelumnya gw ga pernah kefikiran buat menjadi penyiar. Namun soal radio, gw emang mulai menyukai media ini dari kelas 3 SMP.
Sebelumnya gw ga pernah kefikiran buat menjadi penyiar. Namun soal radio, gw emang mulai menyukai media ini dari kelas 3 SMP.
Saking intensnya gw menjadi
pendengar,gw sampe hafal beberapa karakter suara penyiar, bahkan gw juga
sampe punya penyiar favorit.
Dengerin radio sambil request lagu dan salam salam memang gw senengin. Dengan
rasa seneng yang gw dapat itu,tak jarang gw suka ngerasa kalo radio ini
adalah teman yang paling setia daripada teman sebenarnya yang cuman bisa
ada dalam waktu dan kondisi tertentu.
Dengan radio, gw bisa tau lagu
baru lewat program chart new entry, gw juga bisa meminta lagu favorit
sambil say hi sama pendengar lain lewat program request, bahkan gw bisa
numpahin segala perasaan lewat program curhat. Cukup lengkap kan untuk
dijadikan teman?
Lama kelamaan,udah ngerasa asyik jadi pendengar timbulah keinginan untuk menjadi seorang penyiar. Bisa menghibur,didengar banyak orang,dan tentunya digemari pendengar.
Masuk ke tahun 2011, gw mulai mengubah cara kebiasaan gw saat dengerin radio. yang biasa cuman mendengarkan, ditahun ini gw mulai menambahnya dengan mempelajari.
Lama kelamaan,udah ngerasa asyik jadi pendengar timbulah keinginan untuk menjadi seorang penyiar. Bisa menghibur,didengar banyak orang,dan tentunya digemari pendengar.
Masuk ke tahun 2011, gw mulai mengubah cara kebiasaan gw saat dengerin radio. yang biasa cuman mendengarkan, ditahun ini gw mulai menambahnya dengan mempelajari.
Akibatnya gw lebih konsentrasi dalam setiap dengerin
radio,karena ada yang mau gw pelajari
dari teknik/cara pembawaan si penyiarnya.
Terbayang lagi ke beberapa
tahun terakhir awal mula gw suka dengerin radio,ketika di tahun 2008 gw
suka banget dengerin salah satu radio favorit anak muda
Tasikmalaya karena disitu gw suka sama suara dan gaya siaran penyiarnya yang saat itu sekaligus jadi penyiar cewe favorit gw.
Terbersit dalam fikiran andai saja keinginan buat jadi penyiar tumbuh di
masa itu,di masa gw masih sekolah, di saat itu juga gw pasti belajar
dan tahun 2011 mungkin udah jadi penyiar sesungguhnya. Tapi gw percaya
bgt,segalanya udah digariskan. udah diatur,gw emang dikasih keinginan
buat jadi penyiar di tahun 2011.
Seiring tumbuhnya minat, gw dapat influence dari 2 penyiar dari radio cukup favorit (saat itu) di Tasikmalaya. Gw sering denger siaran mereka dan nyoba mempelajari karakter yang mereka bawakan ketika siaran.
Seiring tumbuhnya minat, gw dapat influence dari 2 penyiar dari radio cukup favorit (saat itu) di Tasikmalaya. Gw sering denger siaran mereka dan nyoba mempelajari karakter yang mereka bawakan ketika siaran.
Cukup
lumayan,walaupun tidak tercatat pelajaran
apa yang gw dapet dari gaya siaran mereka tapi setidaknya gw bisa
mendapatkan inspirasi yang mereka tularkan secara tidak langsung ke gw.
Dan seperti jalannya, masih di tahun 2011 gw terasa dituntun buat kenal
dengan penyiar di Radio Actari. Gw bisa kesana karena di radio actari
ada program yang berhubungan dengan komunitas yang gw urus. Nama program
yang gw maksud adalah BRAVO PERSIB, satu program yang menjadi forum
silaturahim bobotoh se-priatim. Gue kenali nama penyiarnya itu kang
yosef,orang yang saat itu juga merangkul gue untuk membawa nama komunitas
BOMBER TASIK buat mengadakan talk show di siarannya,dan diajak gw lah
yang jadi narasumbernya. Acara makin mengasah gw buat menajamkan keingin
untuk menjadi seorang penyiar.
Masuk tahun 2012, gw sesekali masih suka mengikuti siaran bareng Kang Yosef. Lewat program ini,perlahan gw ngerasa mendapatkan manfaat dalam meningkatkan kempampuan komunikasi gw. Yang tadinya gw suka ngomong belepotan atau ngosngosan karena ga bisa ngatur nafas seiring waktu semua itu berubah. Ngerasa dapat peningkatan skill dalam siaran,gw tetep belum pede buat ngutarain keinginan sama orang atau melamar ke radio tentang keinginan gw menjadi penyiar. Gw tegasin,gw ini pemalu! Gw bener2 pengen punya basic yang cukup buat gw pede menyodorkan lamaran menjadi penyiar.
Dibulan September 2012 Warna Fm membuka kesempatan buat yang pengen mendalami dunia radio dalam bungkus putih abu broadcasting school. Serasa dikasih peluang yang nyata buat mendorong minat gw ini, gw pun mendaftarkan diri kesana. Gw tergabung dengan ratusan orang lain yang punya mimpi sama, berebut nasib apakah bisa menjadi yang terbaik disana. Meski sebelumnya gw optimis,kenyataannya gw malah tereleminasi lebih dini.
Gagal bisa jadi bagian di Warna Fm tidak menghentikan mimpi gw. justru dengan itu gw malah nambah semangat buat buktiin kalo gw bisa wujudin apa yang jadi mimpi gw. "tidak sukses di warna, gw bisa kok sukses diradio lain" begitu pemikiran gw saat itu.
Masuk tahun 2012, gw sesekali masih suka mengikuti siaran bareng Kang Yosef. Lewat program ini,perlahan gw ngerasa mendapatkan manfaat dalam meningkatkan kempampuan komunikasi gw. Yang tadinya gw suka ngomong belepotan atau ngosngosan karena ga bisa ngatur nafas seiring waktu semua itu berubah. Ngerasa dapat peningkatan skill dalam siaran,gw tetep belum pede buat ngutarain keinginan sama orang atau melamar ke radio tentang keinginan gw menjadi penyiar. Gw tegasin,gw ini pemalu! Gw bener2 pengen punya basic yang cukup buat gw pede menyodorkan lamaran menjadi penyiar.
Dibulan September 2012 Warna Fm membuka kesempatan buat yang pengen mendalami dunia radio dalam bungkus putih abu broadcasting school. Serasa dikasih peluang yang nyata buat mendorong minat gw ini, gw pun mendaftarkan diri kesana. Gw tergabung dengan ratusan orang lain yang punya mimpi sama, berebut nasib apakah bisa menjadi yang terbaik disana. Meski sebelumnya gw optimis,kenyataannya gw malah tereleminasi lebih dini.
Gagal bisa jadi bagian di Warna Fm tidak menghentikan mimpi gw. justru dengan itu gw malah nambah semangat buat buktiin kalo gw bisa wujudin apa yang jadi mimpi gw. "tidak sukses di warna, gw bisa kok sukses diradio lain" begitu pemikiran gw saat itu.
Dan Tuhan seperti membuka jalannya lagi, gw ketahui bulan october radio actari mau melakukan refresh konsep program dan penambahan crew. Nah dari situ obsesi gw memuncak,ada rasa pengen bisa jadi bagian dari radio ini. namun tetep,gw belum berani ngungkapinnya.
Tau kabar begitu gw makin meningkatkan intensitas menampakan diri di studio,yang biasanya gw ke studio saat siaran bareng kang yosef doang,itu pun gak tentu. gw punya keinginan buat mengenalkan diri dulu sama para crew dan produser sekaligus mengakrabkan diri. Kalo udah akrab,nantinya diharapkan gw bisa lebih mudah dalam proses pelamaran.
Gw punya rencana untuk memasukan lamaran di bulan januari 2013. tapi rencana tsb mesti tertunda karena satu hari sebelum tahun baru gw kena kecelakaan yang membuat luka di kaki sebelah kanan harus dijahit, dan itu mengharuskan gw melakukan pemulihan sebulan lamanya.
Nahas memang,begitu udah sembuh dari luka, di bulan februari
tetap gw belum bisa keluar rumah karena masih merasa trauma akan lalu
lintas jalanan. Jadinya total 2 bulan penuh gw terkurung dirumah.
Seakan tersimpan kebahagiaan dari kesedihan yg gw rasa, gw seneng ketika dapat saran dari salah satu penyiar di actari fm buat menggantikan posisinya karena dia sendiri mau fokus sama kuliah. dia menyarankan gw buat secepatnya melamar karena dia udah fix keluar dari radio di akhir februari.
Seperti mendapat cahaya dalam jalan panjang yang selama ini gw
lalui untuk menuju satu mimpi ini, gw menyemangati diri buat segera
ungkapin keinginan yang selalu dipendam.
Tanpa harapan yang tinggi,karena gw dateng ke studio pun sangat santai banget (tapi serius), tanggal 7 maret 2013 gw berani bilang ke Produser (namanya Pak Anggi) kalo gw pengen jadi bagian dari radio ACTARI. Nah disini jawabannya maksud dari perkataan gw diawal tulisan ini kalo kalian pengen nurutin cara gw jadi penyiar,kalian harus GAUL!
Tanpa harapan yang tinggi,karena gw dateng ke studio pun sangat santai banget (tapi serius), tanggal 7 maret 2013 gw berani bilang ke Produser (namanya Pak Anggi) kalo gw pengen jadi bagian dari radio ACTARI. Nah disini jawabannya maksud dari perkataan gw diawal tulisan ini kalo kalian pengen nurutin cara gw jadi penyiar,kalian harus GAUL!
Simple-nya gini aja, kalo pengen masuk dunia
radio ya harus deketin orang radio!
Cara ini yang gw gunain,dan berhasil. Tanpa banyak syarat akhirnya gw dikasih kesempatan buat jadi bagian dari RADIO ACTARI. Di tgl 9 maret gw langsung di training oleh Teh Eny (Penyiar ACTARI) dengan dikasih jam siaran untuk pertamakali gw on air sendiri.
Cara ini yang gw gunain,dan berhasil. Tanpa banyak syarat akhirnya gw dikasih kesempatan buat jadi bagian dari RADIO ACTARI. Di tgl 9 maret gw langsung di training oleh Teh Eny (Penyiar ACTARI) dengan dikasih jam siaran untuk pertamakali gw on air sendiri.
Seneng + ngerasa beruntung
banget gw,karena kalo di radio lain mana mungkin gw bakalan dikasih
perlakuan seperti ini,biasanya buat training itu banyak stepnya ga bisa
langsung on air. Ini manfaat kenal sebelumnya.
STOP! ceritanya sampai sini dulu ah, pengen tau lengkapnya kisah gw di ACTARI? tungguin postingan gw selanjutnya ya! see u~
STOP! ceritanya sampai sini dulu ah, pengen tau lengkapnya kisah gw di ACTARI? tungguin postingan gw selanjutnya ya! see u~
MABES BOMBER TASIKMALAYA
SAMPURASUN
Apa kabar semuanya? untuk yang menyempatkan waktunya buat mampir ke blog saya ini semoga selalu dikasih kesehatan! amin :)
kali ini saya mau posting tulisan tentang MABES BOMBER TASIKMALAYA!
Kebanggaan bobotoh pada tim kesayangannya PERSIB bukan hanya dimiliki orang Bandung saja. Fanatisme ini telah lama menjamah sampai ke kota santri, yaitu Tasikmalaya. Tingkat kefanatikan para bobotoh di Tasikmalaya ini pada PERSIB pun tidak kalah dengan bobotoh yang ada di Bandung ataupun kota-kota lainnya diseluruh Nusantara. Hal ini terbukti dengan berdirinya MABES BOMBER TASIKMALAYA sebagai respon untuk mengorganisir bobotoh di Tasikmalaya dengan tujuan mepermudah koordinasi dalam menyalurkan dukungan kepada PERSIB.
Awal mula, pada saat itu Kang Sony dan Kang Heri selaku pentolan bobotoh PERSIB di Tasikmalaya mendapat suntikan semangat dan motivasi dari sejumlah pionner BOMBER PUSAT dalam pembentukan MABES BOMBER TASIKMALAYA.
Hingga kemudian kawasan Pancasila menjadi saksi bisu tercetusnya ikrar peresmian MABES BOMBER TASIKMALAYA tepat di tanggal 16 Agustus 2009. Dalam acara peresmian itu hadir pula para pengurus dari BOMBER PUSAT dan beberapa anggotanya.
Kang Sony sebagai pendiri saat itu sekaligus ditetapkan sebagai ketua untuk mempimpin MABES BOMBER TASIKMALAYA. Mulai saat itu pun resmi dibuka pendaftaran anggota baru. Para bobotoh yang mempunyai visi dan misi yang sama dalam mengekspresikan dukungan kepada PERSIB mulai dirangkul,dan sebagian lainnya berdatangan sendiri mengungkapkan keinginan buat bergabung.
Di awal-awal tahun berdirinya, MABES BOMBER TASIKMALAYA belum punya sekretariat yang bisa ditinggali. karena itu,tiap ada waktu kumpul/silaturahmi tempat yang dipilih suka nomaden.
Seiring berjalan waktu, jumlah anggota pun semakin bertambah dari tahun ke tahun, hal ini membuat kebutuhan akan tempat pasti untuk dijadikan sekretariat sangat mendesak.
Beruntung, musyawarah & silaturahmi yang dijunjung tinggi di tubuh MABES BOMBER TASIKMALAYA menjadikan tiap masalah bisa dihadapi dan dicarikan solusinya bersama-sama. Termasuk soal kebutuhan tempat, hal ini akhirnya segera mendapatkan jalannya di awal 2012. Dengan komitmen bersama,sebuah tempat di Jl.Ibrahim Adji (indihiang) berhasil dikontrak untuk dijadikan sekretariat + MOBSHOP, tempat menjual atribut resmi BOMBER PERSIB. Tempat ini resmi dibuka di tanggal 29 April 2012.
Dengan adanya sekretariat resmi ini, nama MABES BOMBER TASIKMALAYA semakin dikenal luas. Selain faktor publikasi yang di share anggota ke sosial media, ini juga dikenal karena tempatnya berada dipinggir jalan raya lintas kota. imbasnya,anggota baru pun berdatangan mengisi formulir sebagai syarat untuk bergabung.
Bulan September jadi bulan berarti dalam kalender BOMBER TASIK, karena dibulan ini ada pengalihan tongkat estafet kepemimpinan. Secara demokratis,kang Heri terpilih sebagai ketua baru hasil dari voting yang dilakukan anggota. Dibawah kendali Kang Heri ini BOMBER TASIK semakin berkembang dan bisa survive sampai tahun selanjutnya. Hingga kemudian,di April 2013 sekretariat dipindahkan ke tempat asal lahirnya MABES BOMBER TASIKMALAYA yakni di Jl. Pancasila karena durasi kontrak sekretariat pertama yang hanya setahun. Tempat baru yang dikontrak ini sebetulnya tidak sebesar tempat sebelumnya,tapi disini lebih strategis karena hanya berjarak 50 meter dari terminal angkot Kota Tasikmalaya.
Sudah rahasia umum,meski saat itu prestasi PERSIB timbul tenggelam tapi hari ke hari bobotoh tak pernah berkurang. Hal ini yang dirasakan di BOMBER TASIK, selalu saja ada bobotoh yang meniatkan dirinya untuk bergabung.
Tahun 2013 jadi fase yang istimewa buat BOMBER TASIK, menginjak tahun ke 4 eksistensinya di blantika supporter. Pengurus merencanakan untuk mengadakan sebuah perayaan ulang tahun. Dimulai tepat di tanggal 16 Agustus pengurus dan anggota mengadakan acara syukuran dengan isi potong tumpeng dan doa bersama yang bertempat di MOBSHOP/sekretariat. Di dalam acara tersebut sekalian menguatkan lagi komiten untuk mengadakan puncak perayaan diwaktu selanjutnya, dan dipilihlah tanggal 15 september 2013 dengan menentukan tempat di Gd.Kesenian (dadaha).
Segala persiapan disusun,kepanitiaan dibentuk,dan proposal acara disebar. Berhasil, panitia mampu menggaet INDOSAT IM3 menjadi sponsor utama, kemudian dapat beberapa sponsor pendukung lainnya yang juga bersedia support acara ini.
Fix,acara pasti bakal terselenggara panita langsung menyebar undangan ke tiap MABES BOMBER lainnya tidak ketinggalan juga ke beberapa distrik VIKING terdekat.
Tiba di Hari-H. Semua isi acara sudah tersusun, MC langsung membuka acara dan sontak gedung semakin dipenuhi para anggota BOMBER TASIK, tamu undangan,dan bobotoh umum. hiburan utama di acara tersebut adalah musik dangdut yang mampu menghibur dengan mengajak bobotoh bergoyang bersama. Acara lancar sampai selesai menjadi cermin berhasilnya para panitia dengan tugas masing2. meskipun tidak sempurna dan evaluasi sangat penting untuk modal acara serupa di tahun selanjutnya.
Sehabis acara tersebut rutinitas anggota kembali seperti biasa sambil menunggu bergulirnya musim baru kompetisi. tapi ketika itu tidak harus lama lama menunggu penampilan persib di kompetisi yang bergulir di tahun 2014,karena di akhir bulan november 2013 persib melakukan TC di ciamis.
Kerinduan secepatnya terobati di agenda PERSIB ini. BOMBER TASIK pun bisa mendapat kesempatan foto bareng dengan semua pemain dilokasi TC.
Masuk tahun 2014,masih dibawah pimpinan Kang Heri kerinduan yang sesungguhnya akan atmosfer stadion terobati lagi seiring bergulirnya musim kompetisi baru. BOMBER TASIK memang tidak suka melewatkan begitu saja pertandingan home PERSIB. Dari awal berdiri,BOMBER TASIK selalu ada diantara bobotoh lainnya dalam menyesaki tribun selatan baik Siliwangi ataupun SJH.
Mau menghadapi usia yang ke 5 di tahun 2014 ini,BOMBER TASIK merencanakan mau menggelar acara perayaan seperti tahun sebelumnya. Berhasil, untuk acara tersebut panitia mampu menggandeng CLASS MILD sebagai sponsor utama dan INDOSAT IM3 sponsor pendukung. Rangkaian acaranya ampir sama dengan tahun sebelumnya, dimana di tanggal 16 Agustus para pengurus dan anggota kumpul melakukan syukuran di mobshop. Acara puncaknya digelar tanggal 7 september 2014 yang bertempat di Gedung GGM.
Karena faktor pengalaman sempat menyelenggarakan acara serupa di tahun sebelumnya, puncak acara ulang tahun ke 5 ini terasa sangat lebih meriah. Hiburan menghadirkan musik reggae dipilih untuk merespon boomingnya musik ini di Tasikmalaya. Panitia mampu mengundang 10 band REGGAE Priangan Timur ditambah 2 band Rock N Roll titipan sponsor. Pengunjung yang hadir terlihat melebihi kapasitas,akibatnya merekapun luber hingga keluar ruangan. dengan makna acara bukan untuk bersenang-senang semata melainkan mempererat tali silaturahim antara tiap MABES yang ada, acara ini terbilang sukses mewujudkan itu. Semua bobotoh begitu menikmati acara yang telah dikemas panitia.
Lewat masa-masa di acara ulang tahun, semua bobotoh kembali berkonsentrasi mendukung PERSIB yang sedang berjuang di babak 8 besar ISL termasuk BOMBER TASIK. Sampai PERSIB melangkah ke final,sejarah pun siap diulang: JUARA. Demi mewujudkan itu BOMBER TASIK mengirim perwakilannya ke Palembang (tempat digelarnya final) bergabung dengan bobotoh lainnya. Hasil akhir, lewat adu penalti PERSIB sukses mengalahkan lawannya Persipura dan berhak atas titel barunya: JUARA.
Sebuah prestasi yang selama 19 tahun hilang kini berhasil direngkuh lagi. Dengan menuliskan tinta emas prestasi,PERSIB memberi kebanggaan dan sukacita untuk warga Jawa Barat.
Sebuah kado indah juga khusus dirasakan BOMBER TASIK untuk usia ke 5. Semoga kejayaan ini abadi, semoga PERSIB selalu jadi sampul terdepan dalam kamus sepakbola Indonesia. Loyalitas BOMBER TASIK siap mendampinginya sampai kapanpun. #PERSIBsalawasna
Like Official Fan Page: https://www.facebook.com/pages/MABES-BOMBER-TASIKMALAYA/537506956316858?ref=hl
Follow Official Twitter: https://twitter.com/bomber_tasik
Langganan:
Postingan (Atom)



