Jumat, 05 Juni 2015

Tasya Kamila dan Hari Lingkungan Hidup



gambar diambil dari sini


Ada yang tahu jika setiap tanggal 05 Juni selalu diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia?
Jika jawabannya tidak,kamu tidak (malu) sendiri. Bahkan banyak yang bersikap cuek dgn hal ini. Memang sejauh ini kesadaran kita untuk melestarikan lingkungan masih sangat rendah. Termasuk gue sendiri. Gue baru tau kalo sekarang ini Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan karena emang gue sangat aware dengan hal ini.


Gini awalnya,pas gue bangun dipagi hari seperti biasa gue selalu login ke socmed buat sekedar update info atau cek notif. nah untuk di pagi ini gue ngeliat postingan Tasya Kamila tentang persiapannya dia buat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini.

Sekedar tau aja, dari tahun 2006 Tasya Kamila ini menjabat sebagai Duta Lingkungan Hidup sekaligus sosok aktris yang gue kagumi dari kecil banget. Dari mulai lagu-lagunya yang udah jadi bagian dari masa kecil gue. Kemampuan akting dan paras lucunya selalu berhasil bikin gue betah nongkrongin tv tabung hitam putih punya ortu dulu. Dan sampai sekarang gue masih mengaguminya,jadi ga usah nanya kenapa gue follow dia!

All about Shafa Tasya Kamila (nama lengkapnya),menurut gue dia itu gadis tanpa cela. Beranjak dewasa cantiknya makin parah. Pinternya bikin masa depan bakal cerah. Danandaiajaguebisabertemulangsungapalagiditakdirkanjaditemannyamenuabersama#OhGaMungkin #OkeMaaf #MakinGagalFokus

Kembali ke bahasan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. *Fokus brm,jangan mikirin Dutanya*
Oke. Yang gue lihat,salah satu penyebab rusaknya lingkungan adalah kebutuhan manusia akan pembangunan yang semakin meningkat memaksa pohon kayu ditebang habis-habisan. Hutan dan gunung pun jadi botak karena eksplorasi tanpa henti. Imbasnya sangat klasik,banjir dan longsor semakin akrab mengusik.

Ditambah dengan satu masa dimana orang/komunitas terlihat gemar menanam pohon hanya sebagai formalitas. Kenapa gue berani bilang gini? Karena realitanya mereka hanya semangat saat menanam saja. Buat perawatannya diabaikan. (Hayo siapa yang kayak gini?) nanem pohon sambil selfie,besoknya bibit pohon layu ga peduli. frown emotikon

Yang lainnya, cara kita memperlakukan sampah begitu buruk. Padahal kalimat bersifat himbauan "BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA!" sudah tidak asing kan buat kita karena dari waktu kecil pun kita udah melihat & mendengar himbauan ini. Ayo ingat,kalimat ini sering terpampang jelas di tiap bungkus snack/jajanan, tiap sudut sekolahan,atau tong sampah pinggir jalan. Tapi tetep aja,dasar mental manusia adalah perusak jadinya himbauan hanyalah menjadi himbauan. Semua itu tidak pernah menjadi aksi. *tunjuk diri* *ngakuaja*

Padahal untuk melakukan perubahan besar jangan melupakan hal kecil. Termasuk soal tertib buang sampah pada tempatnya ini.

Terakhir! semoga hari peringatan ini bisa menyadarkan kita semua,bahwa yang namanya menjaga kelestarian alam bukan hanya tugas lembaga terkait apalagi hanya tugas Tasya Kamila sebagai Duta Lingkungan Hidup saja. Tapi ini adalah tugas kita bersama untuk lebih peduli menjaga tempat yang kita injak ini!

Selama bumi menjadi tempat satu-satunya yang bisa ditinggali manusia. selama itu pula kita mesti menjaga dari berbagai sifat yang bisa merusaknya.

Mari kita jadikan upaya menjaga lingkungan hidup ini sebagai gaya hidup kita,bukan cuman gaya-gayaan! Setuju??

Lestari alamku!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar