Kamis, 25 Mei 2017

Bersyukur

Berawal dari nyemil makaroni, keripik pisang, kacang polong, kemudian langsung dilanjut dengan melahap semangkuk bubur ayam sebagai sarapan.

Jum'at, 26 Mei 2017
Ini adalah hari terkahir sebelum masuk bulan suci Ramadhan. Waktu masih nunjukin jam 04.30 gue udah bangun. Maen social media hingga shubuh lewat. Sambil nyemil makanan yang di awal tulisan ini udah gue sebutin hingga di jam 05.10 makan bubur.

Tiba-tiba gue pengen nulis, entah malaikat dari mana yang merasuki fikiran gue untuk berbuat sesuatu yang baik ini.

Bentar, tapi tulisan gue ini arahnya mau kemana si? *Lah nanya sendiri*

Oke santai-santai, karena sekarang mau masuk bulan suci Ramadhan. Ditulisan ini gue ingin mengutarakan isi hati *eh kalimatnya bukan gitu*. Yang bener, gue mau memanjatkan syukur luar biasa bagi Tuhan sang maha segalanya.

Alhamdulillah (beberapa jam lagi) gue bisa merasakan kembali Bulan Ramadhan. Bulan dimana yang dirindukan banyak orang. Bulan penuh ampunan, barokah, dan pastinya cerita tentang semua yang khas di dalamnya.

Banyak yang gue kangenin dari bulan Ramadhan ini. Hal utama yang paling di syukuri, masuk Ramadhan tahun ini gue masih ditakdirkan untuk menjalaninya ditengah orang-orang tercinta, keluarga!

Alhamdulillah keluarga pada sehat, dan semoga tetap disehatkan selama bulan ramadhan dan selanjutnya!

Untuk soal ini gue emang patut bersyukur bisa menjalani bulan Ramadhan bareng keluarga. Karena kalau lihat diluar sana, banyak orang yang sedih sebab harus menjalani ramadhannya sendiri. Entah sudah ditinggal wafat orang tua atau kebetulan terpisah jarak karena berbeda tempat tinggal. *nah disini ayo bersyukur*

Tinggal nunggu hitungan jam, udara bulan Ramadhan akan kita hirup bersama. Mesjid akan jadi destinasi kita semua untuk melampiaskan rindu akan Ramadhan lewat sholat taraweh. Dini hari di tanggal satu Ramadhan akan menjadi dini hari yang semangat untuk kita jalani karena ada sahur bareng disana.

Syukur yang terucap di ikuti dengan banyak doa yang terpanjat. Berharap bulan Ramadhan ini benar benar bisa di manfaatkan dengan banyak melakukan hal baik. Satu bulan penuh nanti adalah kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dan amal perbuatan. Kenapa mesti bersungguh - sungguh sekali? Karena Ramadhan selanjutnya belum tentu kita temui..!

Marhabban Ya Ramadhan 1438H..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar